SURABAYA – Libur Lebaran 2026 diprediksi akan memicu lonjakan besar kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Jawa Timur. Mengantisipasi hal tersebut, Polda Jawa Timur memperkuat pengamanan di ratusan titik wisata selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Memasuki hari kesembilan operasi, aparat kepolisian memetakan sedikitnya 488 lokasi wisata yang tersebar di seluruh wilayah. Dari jumlah tersebut, 105 titik dikategorikan rawan kepadatan pengunjung dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun keselamatan.
Kabid Humas Polda Jatim, Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas wisata biasanya terjadi sejak hari kedua Lebaran. Karena itu, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi wisata, tetapi juga pada jalur menuju destinasi.
“Personel kami siagakan untuk mengurai potensi kemacetan sekaligus menjaga keamanan di area wisata, agar masyarakat dapat berlibur dengan aman dan nyaman,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (21/3/2026).
Tak hanya itu, kepolisian juga mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di sejumlah kawasan wisata alam, seperti pegunungan dan pantai. Bersama instansi terkait, Polda Jatim telah melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Selain pengamanan, pihak kepolisian turut mendorong pengelola wisata baik pemerintah daerah maupun swasta untuk memastikan seluruh wahana dalam kondisi layak operasi. Langkah ini dinilai penting guna mencegah insiden yang dapat membahayakan pengunjung.
“Kami juga mengingatkan pengelola untuk siap dalam penanganan darurat, terutama di lokasi yang memiliki risiko bencana,” tambah Abast.
Kepada masyarakat, Polda Jatim mengimbau agar tetap memperhatikan faktor keselamatan saat berwisata, terutama dengan memantau kondisi cuaca sebelum berkunjung ke destinasi alam. Pengunjung juga diminta memanfaatkan pos pengamanan yang telah disediakan di berbagai titik.
Sebagai bentuk pelayanan cepat, masyarakat dapat melaporkan kejadian darurat atau gangguan keamanan melalui layanan call center 110 yang dapat diakses secara gratis.
Dengan kesiapan ini, diharapkan momen libur Lebaran tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga tetap berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Rijal)



