GRESIK — Aksi kejahatan jalanan yang menyasar pengemudi ojek online kembali terjadi. Seorang driver ojol menjadi korban pembegalan saat mengantar penumpang menuju kawasan Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu malam (20/5/2026).
Beruntung, pelaku berhasil dibekuk aparat kepolisian kurang dari 24 jam setelah kejadian berlangsung.
Pelaku diketahui bernama Rohan (33), warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Dalam kesehariannya, ia bekerja sebagai kuli bangunan dan tinggal di kawasan Kenjeran, Surabaya. Polisi menangkapnya di wilayah Semampir tanpa perlawanan.
Korban bernama Andy Sebastian Zainin (28) awalnya menerima pesanan melalui aplikasi ojek online dari kawasan Tanjung Perak menuju Desa Hendrosari.
Namun perjalanan yang semula terlihat biasa berubah mencekam saat keduanya tiba di lokasi yang gelap dan jauh dari keramaian. Diduga telah menyiapkan aksinya sejak awal, pelaku tiba-tiba menyerang korban menggunakan benda tumpul hingga tersungkur dari sepeda motor.
Dalam kondisi terluka dan panik, korban berusaha menyelamatkan diri sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar. Ketika sejumlah warga datang menolong, pelaku sudah melarikan diri membawa sepeda motor Honda Scoopy bernopol L-6838-CAF milik korban.
Unit Reskrim Polsek Menganti yang menerima laporan langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dari hasil penelusuran dan keterangan saksi, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku beserta motor hasil curian.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman menjelaskan bahwa tersangka menggunakan modus berpura-pura menjadi penumpang ojol untuk memancing korban menuju lokasi yang sepi.
“Pelaku memesan layanan ojek online lalu mengarahkan korban ke tempat minim penerangan sebelum melakukan penyerangan,” ujarnya.
Kini tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti kendaraan milik korban yang sempat dibawa kabur pelaku.
Atas tindakannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan. (Gabriel)



