BONDOWOSO – Kunjungan Emil Elestianto Dardak ke Desa Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso, bukan sekadar agenda peninjauan infrastruktur. Di balik kunjungan tersebut, aparat kepolisian menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah lumpuhnya akses vital penghubung Bondowoso – Jember.
Sejak pagi, jajaran Polres Bondowoso telah menempati sejumlah titik strategis
Pengamanan dilakukan berlapis, mulai dari pengawalan rombongan Wakil Gubernur, sterilisasi lokasi jembatan putus, hingga pengaturan arus lalu lintas di jalur alternatif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kunjungan pejabat provinsi tetap berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, menyatakan bahwa pengamanan bukan hanya prosedur rutin, melainkan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga kondusivitas wilayah di tengah situasi darurat infrastruktur.
“Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas,” ujarnya di sela kegiatan.
Jembatan di Sukowiryo yang putus beberapa waktu lalu merupakan urat nadi distribusi barang dan mobilitas warga lintas kabupaten. Dampaknya tak hanya dirasakan pengendara harian, tetapi juga pelaku usaha yang menggantungkan distribusi logistik pada jalur tersebut.
Sebelum kunjungan berlangsung, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo telah memimpin langsung langkah cepat penanganan awal. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk mempercepat asesmen kerusakan sekaligus menyiapkan rekayasa lalu lintas. Jalur alternatif disosialisasikan dan pengamanan diperkuat guna mencegah kemacetan serta potensi gangguan keamanan.
Dalam keterangannya, Wakil Gubernur memastikan bahwa pembangunan kembali jembatan telah memasuki tahap konkret. Anggaran telah tersedia dan proses lelang telah rampung, dengan estimasi pengerjaan selama delapan bulan.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen mempercepat proses ini. Harapannya, konektivitas segera pulih dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal,” tegas Emil.
Kunjungan tersebut memperlihatkan sinergi nyata antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Di satu sisi, pemerintah memastikan keberlanjutan pembangunan di sisi lain, aparat keamanan menjamin situasi tetap kondusif di tengah keterbatasan akses.
Dengan pengamanan profesional dan koordinasi lintas sektor yang solid, Kabupaten Bondowoso diharapkan mampu melalui masa pemulihan ini tanpa gejolak berarti menuju pulihnya konektivitas dan bangkitnya kembali denyut ekonomi wilayah. (Rijal)



