SURABAYA – Suasana malam di kawasan pusat Kota Surabaya mendadak gempar setelah seorang pemuda berinisial RO (21), warga asal Madiun, ditemukan meninggal dunia di area parkir lobi sebuah hotel bertingkat pada Sabtu (2/5/2026) malam.
Korban diduga terjatuh dari lantai atas hotel, namun hingga kini aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti insiden tragis tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban diketahui berada di kafe yang berada di lantai 20 hotel tersebut. Ia sempat memesan makanan dan terlihat beraktivitas normal seperti tamu lainnya.
Tidak ada tanda mencurigakan saat itu. Bahkan, korban disebut sempat menikmati makanannya sebelum insiden terjadi.
Beberapa saat kemudian, petugas keamanan hotel dikejutkan oleh suara benturan keras dari area bawah gedung. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tergeletak di area parkir lobi dalam kondisi meninggal dunia.
Kejadian itu langsung menarik perhatian pengunjung hotel dan warga sekitar. Kerumunan sempat terjadi di sekitar lokasi, sementara petugas keamanan berupaya mensterilkan area kejadian.
Polisi juga menepis isu yang sempat beredar terkait dugaan adanya siaran langsung di media sosial sebelum kejadian berlangsung. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Yang menjadi perhatian penyidik saat ini adalah titik pasti korban jatuh. Sebab, berdasarkan informasi awal, jendela di bagian depan lantai 20 hotel tidak dapat dibuka, sehingga muncul dugaan korban kemungkinan terjatuh dari area lain seperti rooftop atau sisi bangunan berbeda.
Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, menyampaikan bahwa hasil olah TKP sementara memang mengarah pada korban terjatuh dari lantai atas.
“Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, masih diperlukan visum luar dan visum dalam atau autopsi,” ujarnya.
Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses autopsi lebih lanjut. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak hotel, guna memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Hingga kini, kasus tersebut masih menyisakan tanda tanya besar, terutama mengenai bagaimana korban bisa terjatuh dari gedung setinggi itu tanpa ada saksi yang melihat secara langsung detik-detik kejadiannya. (RJ)



