SUMENEP – Suasana tenang di pesisir Aeng Lombi, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, mendadak berubah tegang setelah sebuah benda asing berwarna mencolok ditemukan warga. Objek berbentuk silinder memanjang itu pertama kali dilihat oleh seorang nelayan, Heri, saat hendak memeriksa perahunya di tepi pantai.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Awalnya, benda tersebut tampak seperti serpihan biasa yang terdampar. Namun, setelah diamati lebih dekat, bentuknya yang menyerupai torpedo dengan ujung lancip langsung memicu kekhawatiran. Tanpa mengambil risiko, Heri bersama warga lain segera mengevakuasi benda itu ke bibir pantai dan melaporkannya ke aparat setempat.

Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh jajaran kepolisian. Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, memastikan pihaknya segera mengamankan lokasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami langsung turunkan anggota untuk sterilisasi area. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Kondisi semakin serius setelah Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan pemeriksaan intensif terhadap benda yang diduga merupakan proyektil atau bagian dari rudal bawah air tersebut.

Objek misterius itu memiliki ciri mencolok: berwarna kuning terang, panjang sekitar dua meter dengan diameter kurang lebih 30 sentimeter. Ukurannya yang cukup besar dan bentuknya yang tidak lazim membuat aparat memberlakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi.

Hingga kini, garis pengamanan masih dipasang dan warga dilarang mendekat. Aparat khawatir benda tersebut masih aktif atau berpotensi membahayakan jika disentuh sembarangan.

Penemuan ini pun memicu berbagai spekulasi di kalangan warga pesisir. Sebagian menduga benda tersebut merupakan sisa latihan militer, sementara lainnya mengaitkannya dengan aktivitas asing di perairan sekitar Pulau Kangean.

Di tengah tanda tanya besar itu, satu hal yang pasti: kewaspadaan kini menjadi prioritas, sembari menunggu hasil identifikasi resmi dari tim ahli. (Rj)