SEKELY – Pemerintah Desa Sekely, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, resmi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (12/2/2026) di Balai Desa Sekely.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa beserta perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, RT/RW, LPM, serta unsur masyarakat lainnya. Musdes menjadi forum strategis untuk menyepakati arah kebijakan dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026.
Kepala Desa Sekely, Malik Hi. Daud, S.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa Musdes merupakan ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memastikan perencanaan pembangunan berjalan transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.
“Walaupun dana yang kita kelola tidak besar, namun jika direncanakan dengan baik, semua kebutuhan prioritas dapat terakomodir,” ujarnya.
Dalam musyawarah tersebut disepakati total anggaran desa sebesar Rp477.000.000. Dari jumlah itu, 20 persen dialokasikan untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta 20 persen atau Rp95.400.000 untuk ketahanan pangan pengadaan bodi fiber. Selain itu, 3 persen diperuntukkan bagi operasional pemerintah desa dan pembayaran hak-hak, di antaranya untuk badan sara, guru mengaji, pengurus gereja, sekolah Minggu, dan unsur lainnya.

Sisa anggaran sekitar Rp100 juta dialokasikan untuk program pembangunan jalan desa. Ketua BPD Desa Sekely, Ansar Malik, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam Musdes tersebut.
“Musdes ini sangat penting agar program desa benar-benar sesuai dengan harapan bersama,” katanya.
Dengan diketoknya palu persetujuan APBDes 2026, Pemerintah Desa Sekely berharap seluruh program yang telah disepakati dapat berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (Red)



