SURABAYA – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan terlihat di lingkungan TK Bustanul Ulum Surabaya saat para siswa, wali murid, dan guru menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di depan Masjid Bustanul Ulum ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada anak-anak sejak usia dini di bulan suci Ramadan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Didampingi para guru dan orang tua, para siswa tampak antusias membagikan paket takjil kepada pengendara, pejalan kaki, serta warga yang melintas di sekitar masjid. Meski masih berusia dini, semangat mereka untuk berbagi kepada sesama terlihat begitu tulus dan penuh kegembiraan.

Kepala TK Bustanul Ulum Surabaya, Bunda Dila, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak agar mereka belajar tentang empati, kebersamaan, serta pentingnya berbagi kepada sesama.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar nilai-nilai kebaikan secara langsung. Ramadan adalah momen yang tepat untuk menanamkan semangat berbagi sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga didukung oleh para guru lainnya, yakni Bunda Iin dan Bunda Eni, yang turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Para wali murid juga terlihat aktif membantu menyiapkan serta membagikan takjil kepada masyarakat.

Warga sekitar menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak yang merasa senang dan mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan oleh para siswa TK Bustanul Ulum bersama para guru dan orang tua.

Setelah kegiatan berbagi takjil selesai, seluruh peserta kembali ke sekolah untuk melaksanakan buka puasa bersama di TK Bustanul Ulum Surabaya. Suasana hangat terasa saat para siswa, wali murid, dan guru duduk bersama menikmati hidangan berbuka sambil mempererat tali silaturahmi.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua, tetapi juga menumbuhkan jiwa sosial pada anak-anak sejak dini. (Yana)