SIDOARJO – Di tengah suasana Ramadan 1447 H, jajaran Polresta Sidoarjo mengintensifkan patroli malam dengan menyasar sejumlah tempat hiburan dan penginapan di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Rabu (25/2/2026). Langkah ini difokuskan pada pencegahan tindak kejahatan yang menyasar perempuan dan anak di bawah umur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang melibatkan Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (Sat PPA), Satuan Pemberantasan Perdagangan Orang (Sat PPO), serta tim Polwan Presisi Jenggala tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Pekat Semeru 2026.

Kasat PPA dan PPO Polresta Sidoarjo, Rohmawati Lailah, menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kekerasan, eksploitasi, hingga perdagangan orang.

“Kami ingin memastikan lokasi-lokasi yang dinilai rawan tetap dalam pengawasan. Kehadiran polisi di lapangan adalah bentuk perlindungan nyata bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan imbauan langsung kepada pengelola usaha agar lebih selektif menerima tamu serta aktif melaporkan hal mencurigakan.

Menurut AKP Rohmawati, sinergi antara aparat dan pengelola tempat usaha menjadi kunci mencegah terjadinya tindak pidana. Terlebih di bulan suci Ramadan, suasana kondusif harus terus dijaga agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

Selain patroli fisik, Polresta Sidoarjo juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan lingkungan. Warga diminta tidak ragu melapor melalui hotline Polisi 110 apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak.

Dengan patroli rutin dan pendekatan persuasif, Polresta Sidoarjo berharap potensi kejahatan dapat ditekan sejak dini, sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang. (Rijal)