TUBAN – Upaya mencegah merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus diperkuat di Kabupaten Tuban. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) setempat menggencarkan vaksinasi dengan menyuntikkan 15.000 dosis vaksin kepada hewan ternak milik warga yang tersebar di seluruh kecamatan. (19/02/26)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah ini bukan sekadar respons rutin, melainkan strategi proteksi dini untuk menjaga populasi sapi dan ternak berkuku belah lainnya tetap sehat. Pemerintah daerah ingin memastikan sektor peternakan yang menjadi salah satu penopang ekonomi warga tidak kembali terguncang akibat wabah.

Kepala DKP2P Tuban menyampaikan, vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan menyasar sentra-sentra peternakan rakyat. Petugas turun langsung ke kandang-kandang warga agar cakupan vaksin merata dan tidak ada ternak yang terlewat.

Selain penyuntikan vaksin, peternak juga diingatkan untuk memperketat biosekuriti, seperti menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas hewan, dan segera melapor jika ditemukan gejala mencurigakan seperti lepuh pada mulut atau kuku.

PMK sendiri sempat menimbulkan kerugian besar di berbagai daerah karena penularannya yang cepat. Dengan vaksinasi masif ini, Pemerintah Kabupaten Tuban berharap kepercayaan pasar tetap terjaga dan aktivitas jual beli ternak berjalan stabil.

Langkah preventif ini sekaligus menjadi pesan bahwa pengendalian penyakit hewan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga memerlukan kedisiplinan dan partisipasi aktif para peternak. (Gabriel)