MALANG – Suasana dini hari di Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melahap sebuah gudang penyimpanan briket di Jalan Trunojoyo, Rabu (15/4) sekitar pukul 04.30 WIB.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan pabrik yang tengah berjaga. Ia melihat kepulan asap tebal keluar dari area gudang sebelum api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan.
Komandan Peleton Damkar Satpol PP Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengungkapkan bahwa dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. “Api berasal dari dalam gudang dan dengan cepat merambat karena banyaknya material mudah terbakar,” jelasnya.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, pemilik gudang, Saiful Bahri (45), harus menelan kerugian cukup besar. Ditaksir, total kerugian mencapai sekitar Rp 50 juta akibat kerusakan bangunan dan briket yang tersimpan di dalamnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha untuk lebih memperhatikan instalasi listrik, terutama di area penyimpanan bahan yang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (RJ)



