SURABAYA – Suasana pagi di kawasan Jalan Raya Ngagel, Surabaya, yang biasanya tenang mendadak berubah tegang pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Dua pria yang diduga hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) tertangkap basah oleh warga saat beraksi di tengah momentum awal Ramadan menjelang Idul Fitri.
Menurut keterangan sejumlah saksi, gerak-gerik mencurigakan kedua pelaku telah menarik perhatian warga sekitar sejak awal. Salah satu pelaku terlihat berusaha merusak kunci sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan, sementara rekannya berjaga tak jauh dari lokasi.
Aksi tersebut gagal total setelah warga dengan sigap mendekat dan langsung mengamankan kedua pelaku. Suasana sempat memanas ketika emosi warga tak terbendung, hingga kedua pelaku menjadi sasaran amukan massa di lokasi kejadian.
“Awalnya dikira cuma orang biasa, tapi ternyata mau nyolong motor. Langsung diteriaki, warga pada keluar semua,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
Beruntung, situasi tidak berlarut-larut setelah beberapa warga berinisiatif menenangkan massa dan mengamankan pelaku dari aksi yang lebih brutal. Kedua pelaku kemudian diserahkan kepada pihak berwajib untuk proses hukum lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan masih mengintai, bahkan di waktu-waktu yang dianggap aman seperti pagi hari. Warga pun diimbau untuk tetap waspada, terutama saat memarkir kendaraan, meski dalam suasana bulan suci Ramadan.
Solidaritas warga dalam menggagalkan aksi kejahatan ini mendapat apresiasi, namun masyarakat juga diingatkan untuk tidak main hakim sendiri dan tetap menyerahkan pelaku kepada aparat berwenang.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian setempat guna mengungkap kemungkinan jaringan pelaku serta mencegah kejadian serupa terulang di wilayah Surabaya. (Rijal)



